Archive for the ‘ Sketsa ’ Category

Ada Surga Di Hari Senin

Dewa Bantal berkata,

Hidup itu terlalu singkat bila dihabiskan untuk bekerja.
Karena itu, berhentilah bekerja dan nikmatilah hidup ini.
Untuk menikmati hidup hampir kita sepenuhnya membutuhkan uang;
Karena itu, kembalilah bekerja untuk menikmati hidup.

Intinya: Gak usah kebanyakan komplain dan bekerjalah dengan giat.

Dengan kata lain: Jalani atau carilah pekerjaan yang bisa kamu nikmati; Karena kalau hati mu tidak bahagia, maka kamu tidak akan bisa menikmati hari hari dan hidupmu.

Sebagai alat tolak ukurnya: Bisakah kamu menyambut hari Senin dengan gembira?

Selamat menikmati hari Senin :)

PS: Aku masih belum bisa menikmati hari Senin dengan sepenuh hati ;-(

Sedikit Update Mukabantal, Januari 2010

Namanya juga dalam tahap pengembangan. Mari menjadi lebih baik dan lebih baik lagi. Beberapa update sistem di blog saya selama minggu ini:

  1. Fasilitas berlangganan lewat e-mail dari Feedburner.
  2. Plug in Top Commentators yang ada dikanan itu; Di reset setiap bulan.
  3. Plug in buat notification lewat e-mail kalau aku me-reply komentar kamu.
  4. Sedikit perubahan font, size dan warna disana sini.
  5. Nested Comments buat reply komen komen kalian.
  6. Jumlah Komentar = Total – Komentar ku sendiri (Reply).

Tentunya ini bukan semua. Masih banyak yang perlu diobrak abrik disini. Gambar buat header saja belum punya :D — namun yang pasti, aku berterima kasih buat semua teman teman yang sudah mampir ke blog ini dan memberikan dukungan, pujian, kritik, opini dan semangat baik melalui kolom komentar maupun Instant Messenger :)

Sampai jumpa di postingan berikutnya, dan selamat berakhir pekan!

[Survey] Kapan Kamu Blogwalking / Reading?

Hoeee, hari ini aku jadi tukang timba air ditempat kerja…

Halo sketsa,
Aku penasaran. Kapan waktu yang kamu anggap efektif buat blogwalking atau blogreading orang lain?

Read more

Budaya “Kerokan”

Aku barusan sedang berjalan-jalan ke blog orang-orang tak dikenal, dan membaca post dari photolog nya Winarto, yang membahas tentang Kerokan.

Kerokan: kata kerja: proses pengerusakan permukaan kulit dengan minyak urut + uang logam, di-ikuti dengan pemecahan serat serat darah merah, menimbulkan efek samping perih perih dan semriwing, yang konon, katanya bisa menarik angin yang mendekam didalam tubuh kita dan meningkatkan kesehatan (Stovila Dictionary).

Ya, aku bukan penggemar kerokan bukan karena takut perihnya, tapi karena aku selalu tertawa terbahak bahak kalau sedang dikerok, sampe keluar air mata disertai mules. Maklum, punggung isinya tulang semua, hahaha.

Jadi ingat, dulu di United States ada kasus seorang Ibu Indonesia yang habis ngerok-in anak-nya yang masih SD, cewek, dan akhirnya dilaporin sama guru-nya ke Polisi dengan tuduhan Child Abuse. Sempat ditahan, sampai akhirnya utusan dari Dubes Indonesia dikirim untuk menjelaskan kalau itu salah satu cara pengobatan tradisional di negara kita.

Ah, budaya yang menyenangkan :D

Sketsa Sebuah Bantal

Hari ini aku debut pakai sepatu baru ditempat kerja :)

Aku tiba tiba ingat mitos waktu aku masih kecil, yang mengatakan: kalau kamu tidur dengan posisi terbalik ditempat tidur, kepala ditempat kaki, dan kaki ditempat bantal… akan menjadikan dirimu bodoh.

Hebat ya mitos mitos yang kita dengar waktu kecil. Sampe gede sekarang, pasti masih ingat, dan seringkali ada sedikit perasaan enggan buat melanggarnya, walau otak ini tahu kalau hal itu cuman omong kosong belaka :D

Selamat datang di Sketsa sebuah Bantal. Kategori ini (Sketsa) akan aku isi dengan celetukan singkat-singkat saja. Yah, bisa dibilang extended version from Twitter, yang pasti lebih dari 140 karakter, tapi kurang dari 1000 deh (diusahakan) :D