Sebuah Lembaran Digital Yang Anti-Rayap
- May 21st, 2010
Semalam aku mbantal 8 jam 15 menit.
Jongkok dan merangkak di bawah sebuah lemari berdebu di loteng yang hampir 20 tahun tidak pernah dibersihkan, kuraih peti tua itu… Kutepis tumpukan debu, kubuka tutupnya dan kutemukan tumpukan kehidupan dalam sebuah gambar-gambar semenjak aku masih di dalam kandungan, kelahiran, dan setiap detik pertumbuhan di masa kecilku.
Kita menyebutnya sebagai sebuah kenangan.
Sayangnya semua itu hanya dilukiskan di atas lembaran gambar berwarna sayu yang sudah mulai menguning dan merapuh.
“Ah… untung nggak ada kecoak”

