Memasak Adalah?
- January 30th, 2010 | 254 views
- Posted in Coretan
- Write comment
Semalam aku mbantal 7 jam 40 menit.
Ketika aku berkata “masak,” seringkali teman-temanku menanggapi sinis “Indomie?” atau “Telor dadar?”
Kalau aku jawab IYA, ada beberapa di antara mereka bilang “Itu mah… bukan masak…”
Aku lama-lama jadi kepikiran hakikat dari kata “Memasak” sendiri itu apa. Kalau kita memasak sedikit lebih komplek daripada mendadar telur tetapi tetap sederhana, contohnya, ORAK ARIK — itu kan sudah bisa digolongkan sebagai memasak? Walaupun sederhana bumbunya… bawang putih dan garam.
Masalah berikutnya muncul, Orak Arik versus OPOR yang sedikit lebih rumit menggunakan santan, kunyit, kemiri dan apa lah. Kemudian Orak Arik seperti kembali dipertanyakan dan dianggap “Anak SD juga bisa…”
Masalah selanjutnya masih ada. Bikin OPOR dengan bumbu racikan sendiri versus bumbu instant sachet bikinan Indofood.
Walau ayam, telor, tahu nya dimasak sendiri, kalau bumbunya pakai bumbu instant, lagi-lagi ada yang menyeletuk “Itu apa bedanya sama bikin Indomie? Tinggal dicampur semua, beres!”
Jadiii…. lama lama dikepalaku itu makin pusing dibuatnya…
“Lantas mau-mu itu apa? Apakah dapurku harus berantakan dalam menyiapkan semua tetek bengek ramuan dan bumbu bumbu baru bisa disebut MEMASAK?”
Pengertianku, yang namanya memasak adalah proses pemasakan dari bahan mentah menjadi matang, menggunakan panci / wajan diatas kompor, disertai minyak goreng / margarin. Selebihnya hanya perkara gengsi. Titik.
Membuat telor dadar sendiri itu lebih “MEMASAK” daripada “membuat“ seporsi bistik yang cukup dipanaskan dalam MicroWave selama 10 menit.
Tapi kenapa si harus peduli begituan, selama hasilnya enak, gizi terpenuhi dan perut kenyang, bukankah itu sudah lebih dari cukup?
RT @stovila: Memasak itu sama seperti nenek sihir yang membuat ramuan ajaib. Bedanya, kalau memasak, nenek sihirnya itu cantik2 dan ganteng2.
Hanya sebuah pemikiran di otak-ku saja. Nggak ada tokoh-tokoh yang terlibat dalam penyusunan tulisan ini

masak air hihihi
masak kan juga bisa ungkapan terkejut, masak sih wkwk
Memasak Air… betul. Memasak Air lebih “MEMASAK” daripada bikin Mie Cup ya? … weee MASAK SIH? lol
Hehehehe, aku dulu sering berpikir, orang yang pindah ke luar negeri selalu identik dengan “mendadak bisa memasak”..
Dan aku mematahkan pemikiranku itu.. aku ngga bisa masak
Eh mosok kowe gak isa? Gak pernah nyoba to paling…
wah, main kesini disuguhin orak-arik sama opor, bikin laper
Hehe, aku juga jadi kepengen lontong opor nih…
wah di depan studio aku ada nya lontong sayur gak pake opor heheheheh
Lontong sayur, sama ayam campur… gila, sumpah, ngidam aku sekarang…
Prinsip-na sama ama buat Nutri Sari bro, semua orang bisa bikin Nutri Sari…tapi bilang aja Nutri Sari gua 40x penyaringan, pasti pada diam.
40x penyaringan? Macam apa pula itu… Maksudmu Nutri Sari vs Jus Jeruk asli?
setudja banget..
masak telur dadar juga harus pas asinnya, biar tambah gurih goreng dengan menggunakan butter or margarin.
masak indomih juga mienya harus pas matangnya, gak terlalu mentah(keras) atau terlalu lembek, juga kadar airnya gak keenceran atau keasinan.
memasak adalah suatu bentuk seni, dan gak susah kok sebenarnya, yang penting tau rasa.
saya punya resep kepiting saus padang yang lumayan enak dan mudah, bisa diganti sama udang, kerang, dll, mau ?
Hahahaha aduh mbak Taz, kelihatan banget sudha jadi Expert di dunia pendadaran dan perindomian ya?
Kepiting / Kerang saus Padang? Sausnya itu… yang kayaknya repot hehe. Kamu bikinin aja, terus dikirim kesini gimana?
memasak juga bisa diartikan sebagai mengolah & menyajikan bahan makanan agar layak untuk dimakan, karena tidak semua makanan itu harus dimakan dlm keadaan matang.
Ah iya, bener. Macam Sushi dan Lalapan ya?
— Layak dimakan, dan tidak bikin cacingan lol.
ayo kita makan-makan……
om yang masakin tapinya ya????
hehhhehehe….
just kidding om…..
Haha… OM euy… aku masih muda dan bergaya masa dipanggil OM
Masa? Huahahah…
hehe, yang penting makan, kenyang, beres deh. saya juga gak begitu perduli tuh sama omongan orang2 kayak begitu. hahaha, soalnya saya makan itu adalah tanpa dipikir, jadi kalau ada yang enak dan mudah, kenapa mesti sulita dan mahal, yang penting tetep masak…
Kadang beberapa makanan siap saji lebih enak, lebih murah dan lebih gampang daripada memasak sendiri memang.
Cuman kadang gak enak aja kalau makan frozen food terus, dan kurang mantap dan bisa bosen aja rasanya
, oseng oseng sendiri lebih puas entah kenapa hehe. Tetap masak, setuju.
yaa, selama hasil masakan kita enak, itu sudah lebih dari cukup…
memasak itu proses membuat sesuatu yang sebelumnya tidak layak dimakan menjadi layak
Aku kadang suka makan indomie mentah, gimana dong? wkwkwk. Sangat layak dan gurih menurutku.
orak-arik tuh apa’e ???
apanya oseng-oseng…. ???hehehe
Orak arik itu merk, oseng oseng itu jenis.
Jadi contohnya, orak arik = Supra, oseng ooseng = Yamaha
Orak arik = kubis, wortel, telor, dan sedikit tambahan sendiri di goreng jadi satu sampe kocar kacir.
yang namanya masak ya masak memproses yang belom jadi atawa yang setengah jadi menjadi bahan yang bisa dimakan. mau masak mie kek, masak air kek, masak nasi via rice cooker kek, ya pokoknya judulnya masak kalo merubah yang belom jadi menjadi sesuatu yang layak di konsumsi =)
Behind a great kitchen, there’s a great woman. Wehehe, Ibu Dinoo
woii jangan pangil ibu … saya masih muda =(
waduh, lagi demen berfilsafat nih Ka? pake mencari hakekat memasak segala. hehehe…
Hikmat timbul dari bencana, iya gak? lol.
bingung mw coment apa,,cs aq bisanya masak air duank,,itu termasuk masak pa ga ya?
Bingung jg mw jawab apa…. :O
hehehe… iya ya.. napa banyak orang meremehkan “masak air, masak indomie, masak telur” pokoknya bisa dimakan lah ya….
@alle : ntik lek pulank indo, masakin aku yo.. hihihi
ah gampang, tak masak ke air panas, sip?
Sering liat si di Drama, ibu mertua sama si istri biasanya, melirik sinis dan bergumam “Ini yang kau bilang memasak?” hahaha.
yang penting hasilnya enak dimakan aja lah
jangan lupa, sehat.
orak-arik? itu adalah masakan andalan kalau sedang blank nggak tahu mau masak apa :p
Hahaha, orak arik penyelamat bangsa!
Hahaha..bener sih saya juga sempet bingung ma parameter “bisa memasak”, di benak saya sih kalo “bisa memasak” dah bener2 lihai mengolah macam2 bahan makanan, daging, ikan, sayur diolah menjadi hidangan yang lezat.
btw masak paling gampang tu bikin hotpot aja mas, ma siapin sambel. bakso, udang, daging mentah, ikan, cumi, tinggal dicemplungin ke hotpotnya, drebus. kalo dah mateng celupin deh ke sambelnya…
heheh..cuma rebus doank kalo cm gini..
Bikin hotpot pun ada aturannya kan, berhubung setiap elemen itu lama-matangnya berbeda beda hehehe. Standarisasi memasakmu berati cukup… susah untuk dipenuhi ya? xD