Kita Ini Tidak Pintar Atau Bodoh?

Semalam aku mbantal 6 jam 40 menit,

Sedikit terinspirasi dengan posting sebelum ini bersangkutan dengan masalah “Lupa“.

Pada umumnya, terutama di masa sekolah, anak yang kurang pandai dalam menghapalkan rumus, atau tahun bulan dan tanggal suatu kejadian bersejarah, sering dikatakan bodoh. Bukan hanya di sekolah saja, tetapi juga merambat ke dunia kerja dan pergaulan. Mulai dari sekedar canda ringan “Goblok lu” sampai ngegosipin orang “Si A itu bego banget ya.”

Aku sedikit berpikir dengan otak-ku yang sederhana ini, dan aku menyimpulkan kalau Bodoh itu tidak sama dengan Tidak Pintar.

TIDAK PINTAR
Mereka yang memang tidak canggih dalam belajar, berhitung, menghapalkan nama, lokasi dan kejadian, sampai mereka yang buta huruf dan angka, sedangkan….

BODOH
Adalah mereka yang bisa membedakan antara yang baik dan buruk, benar dan salah; tetapi mengambil keputusan yang buruk dan salah. Mulai dari mencontek :P , mencuri duit orang tua, mbolos sekolah, malas belajar, sering telat menyusun tugas kuliah, hamil di luar nikah tanpa restu, hingga akhirnya pemakaian narkoba, bunuh diri, kriminal dan segala hal yang tidak baik. Itu yang layak disebut sebagai kebodohan.

Tindakan Kopi-Paste tulisan blog tanpa ijin orang itu juga suatu hal yang bodoh, seperti yang dialami si Deddy dengan tulisannya yang dicuri. (Tetaplah berkarya Ded! hehe).

Tetapi, bersyukurlah kalau ternyata kamu adalah seorang yang pintar dan tidak bodoh :)

  1. Kalau kata dosenku, “Ga perlu jadi orang pinter, yang penting logikanya jalan”.

    Pinter itu… identik dengan mengingat. Dari situ, kita bisa belajar dasar2nya. Nah, untuk pengembangannya… musti mikir pake logika.

    Jadi, yg perlu dibedakan itu “kemampuan mengingat” dan “kemampuan menganalisa”

    Gimana kalau begitu, Ka?

      • Stovila
      • January 14th, 2010 12:51pm

      Haha, ya bisa juga, tapi topik ku sih tentang orang yang gak pintar mengingat itu. Kalau susah mengingat, pasti susah menganalisa juga kan? :D

      Mungkin kalo seperti yang kamu bilang itu, adalah antara Pintar vs Kritis hehehe

    • Tz
    • January 14th, 2010 5:31pm

    kalo saya pribadi sih, kualitas otak (menghapal,menganalisa,dll) ditentukan oleh berbagai macam hal baik internal maupun eksternal (yuuu mari) di antaranya :

    1. kondisi perut : lapar or kenyang or kekenyangan
    2. ada unsur tantangan (misal : belum ada orang yang sanggup memecahkan kasus matematika tsb,) ini ga berlaku untuk macam orang yg bisa self-motivated
    3. Visi & minat kita akan materi yang dipelajari (misalnya materi fisika momentum percepatan yang ternyata berguna sebagai dasar kita menentukan pergerakan yang alami pada objek animasi)
    4. Mood & emotional quantity & pengendalian diri
    5. Ada bayarannya… ^^
    6. Trauma masa lalu (hahaha)

    bisa sampai 100 lebih kalo saya list, plus beberapa hal yang rada ngelantur :P

    saya sebenarnya suka sekolah & belajar, yang gak saya suka tu guru-gurunya, kadang klo ada anak salah dikit aja bisa langsung dibego-begoin.
    belajar koq dikasi terlalu banyak batasan.

      • Stovila
      • January 14th, 2010 5:42pm

      Iya bener. Itu yang membedakan Sekolah dengan Kuliah. Salah satu tujuan paling penting kuliah itu bukan hanya untuk gelar tetapi seorang guru kuliah, harus bisa mendidik murid-murid nya untuk berpikir kritis.

      Bukan di dikte lagi layak anak SMA, tetapi bisa mengembangkan otaknya.

      Gimana kalau self motivate belajar Matematika dan Fisika untuk bermain PANGYA?? :D wakakakaka.

  2. wkwkwk…kalau begitu memang hidup ini tidak ada yang pintar semuanya setara… tapi yang membedakannya adalah cara memakai otaknya masing-masing

      • Stovila
      • January 14th, 2010 6:05pm

      Haha diskusi kita makin lama sepertinya makin menuju ke pencerahan nih…. berikut penyempitan. Yang bodoh sudah ditinggal, sekarang kita bicarakan yang pinter saja? :D

  3. Hmm…, bagaimana dengan ujian nasional yang soalnya dibocorkan oleh pihak sekolah sendiri seperti yang ada di tv?

    Lha, yang WTF siapa? :D

      • Stovila
      • January 14th, 2010 6:10pm

      lol, di Indo masih sering ya bocoran bocoran beredar? Aku pikir itu sudah menjadi sejarah. What The Fuahahahahaha.

      Pihak sekolah: Pintar dalam mencari uang, Bodoh dalam moral.
      Pihak siswa: Pintar dalam mencari jalan, Bodoh dalam moral.

      Kalau aku pribadi berhubungan dengan mencontek dan bocoran, entah kenapa waktu SMU, seperti ada sebuah harga diri yang menahanku berbuat curang. Walau nilai sedikit lebih baik dari cukup, tetapi puas kalau itu atas usaha sendiri. Terdengar sedikit arogan yah? :)

    • DV
    • January 14th, 2010 7:28pm

    Sepakat antara bodoh dan tidak pintar…
    Mengutuk keras tindak copy-paste yang terjadi *teriak-teriak ala demo di Jakarta* :) )

      • Dewa Bantal
      • January 14th, 2010 7:37pm

      Gile, sampe “mengutuk keras” segala hahaha.
      Kamu pernah kecolongan gak Don? Aku pernah sekali merasakan postingan dijiplak mentah mentah, waktu SMU, menulis tentang review Anime :D

  4. kunjungan perdana..

    ada orang bodo yang pinter(?) lho mas..hehe..tahu khan..?

      • Dewa Bantal
      • January 14th, 2010 10:35pm

      Yaa.. ada kalanya orang lemah menjadi kuat, orang miskin menjadi kaya, dan orang bodoh menjadi pintar. Kadang hanya sesaat, kadang untuk seterusnya. Salam kenal :D

    • Kimiglet
    • January 14th, 2010 11:38pm

    mungkin aku salah satu orang yg suka nyomot2 tulisan orang dan ku masukkan dalam paperku khusus untuk “kajian pustaka” doank…

    tapi ya nga bisa dipungkiri klo kita sudah tidak hidup dijaman batu, semua research atau resource sudah ada.. tinggal dijelajahi saja…

    itu klo menurut pendapatku lhooooooo..
    ga ada salahnya klo di Copi Paste..
    masalah perijinan.. emang nyertain no tlp?
    “klo mau diunduh silahkan tlp ya??”
    ow ow ow apa kata dunia…
    klo tlpnya lokal.. ok!!
    interlokal.. (semoga no hpnya sama operatornya)
    klo internasional??? mau emang ngerogoh kocek cmn minta ijin, mana ngomongnya mesti pake bahasa planet..

    ok kita tinggalkan alat komunikasi plg cepet, beralih ke alat komunikasi semi cepet, email
    sukur2 klo diliat dan dibalas..
    klo udah diliat tapi males dibalas “apaan sih GAJEBO banget nih org”

    kode etiknya sih sertain sumbernya di daftar pustaka… gitu doank sih menurutku…

      • Dewa Bantal
      • January 14th, 2010 11:50pm

      Copy paste buat research paper itu kan tetap harus dikembangkan? Yang kamu cuplik itu biasanya quote, atau sebuah pernyataan teori.

      Kalo yang dicopy paste 1 paragraph atau lebih, itu namanya penjiplakan. Aturanya itu di TULIS ULANG dengan gaya tulisanmu sendiri :)

      Tapi karena budaya para mahasiswa bodoh, maka penjiplakan dianggap ok ok saja hahaha…

      Ya itu kalau menurutku kekeke. Daftar pustaka? WAJIB.

  5. entahlah, saya hanya berusaha untuk tidak menjadi bodoh, hehe

      • Dewa Bantal
      • January 15th, 2010 12:52pm

      Iya, tetap berusaha. :D Kita semua.

    • Kimiglet
    • January 15th, 2010 8:23pm

    Dewa Bantal :
    Copy paste buat research paper itu kan tetap harus dikembangkan? Yang kamu cuplik itu biasanya quote, atau sebuah pernyataan teori.
    Kalo yang dicopy paste 1 paragraph atau lebih, itu namanya penjiplakan. Aturanya itu di TULIS ULANG dengan gaya tulisanmu sendiri
    Tapi karena budaya para mahasiswa bodoh, maka penjiplakan dianggap ok ok saja hahaha…
    Ya itu kalau menurutku kekeke. Daftar pustaka? WAJIB.

    kadang2 jadi bodoh banyak hokinya… drpd orang pinter tanpa hoki :D

      • Dewa Bantal
      • January 15th, 2010 8:45pm

      Gak perlu bodoh atau pinter kalau itu. Aku mending jadi orang hoki saja sudah cukup :D

  1. No trackbacks yet.