Etika Menggunakan Online Messenger

Semalam aku mbantal 9 jam 15 menit.

Hari ini banyak sekali anak anak muda, sampai beberapa orang tua yang terkena demam BB. BlackBerry, salah satu smartphone yang bisa disebut rival berat iPhone, sudah beredar secara umum dan menjadi BOOM di Indonesia. Ngga tau kenapa baru diakhir tengah tahun lalu, padahal di USA ada banyak sekali BB gratisan disertai kontrak semenjak dekade lalu.

Tetapi bisa dimengerti kenapa hanya baru baru ini BB bisa berjaya di Indonesia.
Satu hal: koneksi Internet yang tidak terbatas dengan biaya yang sangat terjangkau*.
* your rate may vary

Dan seperti biasa, negara China memang penyelamat dunia (refer to 2012 Movie). Produk duplikat seperti: Nexian, HT, The One, GEMINI, BlueBerry, dan masih buanyak lagi, yang harganya jauh lebih murah dari aslinya, sudah pasti disambut dengan gembira oleh anak anak kost dan mahasiswa, yang orang tua-nya bukanlah jutawan atau millioner :D

Apa sih yang menjadi sisi jual Smartphone ini dengan unlimited internetnya? Apalagi kalau bukan kemudahan akses ke Facebook, Twitter dan Chatting.

Hanya untuk berchatting ria didalam kelas, kendaraan umum, kantin dan kamar mandi, mereka rela merogoh 4-7 juta rupiah untuk membeli device tersebut, berikut biaya bulanan berlangganan.

Aku ngga terlalu sinis dengan masalah itu, ataupun merasa sirik. Hal yang baik kalau Indonesia bisa semakin maju dengan teknologi, dan terbuka dengan arus globalisasi, bukan-nya malah menutup diri, contohnya seperti sempat nge-block youtube.com seperti jaman dulu itu :P

Yang menjadi bahan pemikiranku dengan semaraknya trend BB dengan Instand Messenger (Yahoo, MSN) adalah berhubungan dengan jalur komunikasi dengan teman-teman kita.

Kalau kita lihat, maksud dan tujuan dari teknologi ini adalah untuk melancarkan komunikasi bukan? Tetapi hal ini justru bisa menjadi boomerang dalam praktek-nya.

Ini mungkin hanya diriku saja yang berpendapat seperti ini, tetapi begini:

Ada berapa banyak diantara kita dan teman-teman, yang membiarkan YM / MSN nya menyala terus selama 24/7? Baik melalui komputer, ataupun Smartphone :)

Aku adalah salah satu dari mereka yang menyalakan laptop dan Messenger ku 24/7. Salah satu alasan-nya adalah, supaya teman-temanku bisa meninggalkan pesan di Messenger ku ketika aku sedang tidak ditempat. Alasan lainya? banyak… torrent, download, game, dll :)

Dan yang menjadi masalah adalah:

  1. Bagaimana teman kita mengerti kalau kita itu perlu ditinggalin pesan atau perlu dipanggil?
  2. Bagaimana teman kita mengerti kalau kita memang gak ada didepan komputer, atau memang nyuekin mereka?
  3. Bagaimana teman kita mengerti kalau kita ngga pernah menggunakan Messenger lagi atau ternyata kita hanya appear offline?

Karena alasan diatas lah, maka sebuah fasilitas sederhana (yang seringkali dilupakan dan disalah gunakan) itu diperlukan: Online Status.

Online Status: Away, Be Right Back, Idle, Busy, Stepped Out, Lunch, dan sebagainya.

Nah, berapa banyak dari kita yang menyalah gunakan status2 tersebut?

1. PURA PURA AWAY / BUSY
Banyak sekali orang yang begini hehe. Pura pura away entah apapun alasannya. Jawaban yang paling masuk akal yang pernah kudengar dari orang tipe ini adalah: “Soalnya aku gak yakin bisa mbales message nya dia atau nggak…”

Masalahnya: Aku nggak pernah / jarang nge-PM orang yang Away / Busy kecuali sedang iseng aja :)

2. APPEAR OFFLINE
Ini yang aku paling ngga suka, kecuali memang sedang menghadapi kesibukan yang membutuhkan Messenger ini (fokus dengan client misal), boleh lah appear offline, atau kalau memang sedang tidak ingin / tidak bisa Chatting.

Tapi kalau sekedar “males, di panggilin temen soalnya…” dengan kata lain “fans gua kan banyak” — ah, aku sarankan uninstall saja itu messenger. Apa gunanya?

Masalahnya: Semua kontak yang offline, aku hide dan aku kucilkan di group yang tertutup. Maka jangan harap aku bisa menemukan namamu yang terkubur diantara ratusan nama lainnya.

3. ALWAYS ONLINE & AVAILABLE
Ini yang aku lebih gak suka lagi. Yang aku maksud disini adalah statusnya selalu “Available” tetapi orangnya gak jelas ada dimana. Ini kendala utama dari SmartPhone, yaitu nggak ada fasilitas Auto-Away nya. Banyak sekali orang yang malas mengatur online status mereka, dan sialnya? Hampir semua pengguna BB menyalakan messenger mereka online 24/7.

Masalahnya: Mereka yang “Available” aku selalu anggap Available for real. Jadi kalau mereka tidur, atau pergi, ataupun mati, aku menganggap mereka nyuekin aku kalau tidak membalas message ku.

……

Seperti yang aku tulis diatas, ini hanya permasalahanku saja. Memang, suka suka kamu mau bagaimana, tetapi coba dipertimbangkan sebentar.

Aku pernah singgung hal ini dulu di Facebook ku (wall post) — walau singkat, ada sedikit diskusi yang terjadi; dan paling tidak untuk saat ini, aku sudah mencoba menjabarkan sejelas jelasnya, apa yang kuanggap penting dari sebuah Online Messenger dihalaman ini.

Agak sedih memang, sudah lebih dari 10 temanku, yang dulu merupakan teman chatting yang hangat; hari ini mereka (yang statusnya selalu online & available gara gara BB) menjadi semakin jarang merespon message ku entah apapun alasan-nya, dan aku pun semakin malas buat memanggil mereka karena seolah olah mereka sudah tidak mau lagi bercakap dengan aku :)

Berpikiran sempit? No, ini dunia maya dan etika dunia maya itu sedikit berbeda dengan dunia nyata. Tulisan mu mewakili kelakuanmu. Kecuali kamu memang eksentrik dan tidak peduli dengan hal ini, ya itu keputusanmu :)

Ada baiknya mungkin… kalau sebelum tidur, atau kalau sedang tidak memungkinkan untuk chattingan, atau mungkin sedang bekerja… Ubahlah status anda seperlunya, atau kalau perlu sign-out saja sekalian.

Tulisan ini hanya pendapat pribadi.

Mungkin aku yang terlalu sensi? Gak peduli, ini blog saya sendiri :D

Buat Bayek, terima kasih atas infonya produk2 bajakan dari China. Wahaha.

    • Ocen
    • January 8th, 2010 2:15pm

    Ya maap.. Laen kali gw set status de ato gimana, tapi kadang malesin juga sih, wong yg manggil gw jg sporadis munculnya.. XD;

    • mooiblaw
    • January 8th, 2010 2:31pm

    Wekekek.. Nancep2…msn, ym, n bbm ku always busy.. Hehhehe
    Knapa?? Jujur, aku nda bs langsung slalu balas msg2 yg masuk.bukan karena malas, cm mosok bb tak pegang terus,
    Ada kalanya masuk saku, charge d kamar, ato masuk tas. Tp kalau ada msg kan masuk,
    Jd kalo pas cek, aku bisa balas. Itu kalo online lewat bb.
    Kalau online lewat laptop sih beda lagi, soalnya aku agak terganggu ama bunyi tang-ting2 kalau ada pesan masuk.
    Mau di mute ya ga enak, soalnya puter lagu juga. Ada cara sih, di off in soundnya dr msn, tp aku terlalu malas untuk utak atik option nya.
    Jd, kalo aku busy,benernya ga busy. Available. Hehehe

    • Stovila
    • January 8th, 2010 2:38pm

    Hehehe, perlu diingat aja, aku gak ada masalah sama point 1. Pura pura away / busy. Soalnya aku ngga ada keinginan buat nyolek mereka, kecuali mereka teman dekat. Dan gak ngurus mereka mau reply ato nggak. Tapi kalau selama sebulan busy terus dan gak pernah bales, ya sudah… lupakan saja.

    Yang menjadi masalah itu point 2 dan 3. Always Appear Offline atau Always Available tapi gak jelas kemana.

  1. Saya mah lebih suka blogwalking daripada chatting :mrgreen: lha wong bisa ketemuan, terus bisa ngobrol sepuasnya kok mesti chatting? Kl pengen ketemu orang baru mah saya lebih baik kopi darat sama blogger, ketauan dapet ilmu…. Di facebook sekarang banyak alay hehehe,

    Enggak ngerti aja sama yg suka chatting, ky adek saya, baru aja ketemuan bareng teman2nya siang tadi, ehhh malem sibuk sama bb-nya chatting sama temen yg tadi ketemu! :) aneh khan…

      • Stovila
      • January 9th, 2010 12:20am

      Haha, ya orang hobinya beda. Aku suka chatting, tapi suka ngobrol nongkrong juga kok.

      Siang ketemuan, malem ya ngobrol dilanjutkan lewat IM, lebih nyaman daripada telpon *tenggorokan kan bisa kering* hehehe.

    • virgie
    • January 8th, 2010 7:53pm

    iyaa juga seh, kadang BT bgt klo gw panggil gak dibales bales padahal ‘available’ ato gak, yang pake invisible gituuu males bgt kalo tiba2 dia nge buzz, padahal uda seneng2 dia gak ‘on’ jd bisa kita bisa appear online, ehh tau2 nya kodo wae malahan dia invisible.

      • Stovila
      • January 9th, 2010 12:22am

      Aku rada bingung sama maksud kalimatmu dibagian terakhir, tapi ya bisa kira kira lah maksudmu gimana, hahaha.

      Sok malu gitu ya? :D

  2. wah gw banget tuh..invis selalu..hehe. tapi emg g ada lawan chat sih.

      • Stovila
      • January 9th, 2010 1:42pm

      Ya kalau ngga ada lawan chat semoga saja bukan karena mereka menganggap kamu ngga pernah “online” makanya ngga pernah diajak bicara :)

  3. eh… makasih ya dah mampir di blog ku, salam kenal.
    aq juga hobi chating, soale lebih ngirit ketimbang smsan, soal BB q blm punya tuh, maklum gaptek bgt gtu!!

      • Stovila
      • January 10th, 2010 8:29am

      Lho, aku juga ngga pake BB lho. Handphone juga pake samsung flip-phone yang paling murah dan gendut. Gaptek juga dong aku? :”D

    • DV
    • January 10th, 2010 7:53pm

    Aku sangat jarang menyalakan messenger akhir-akhir ini. Nafsuku untuk melakukan ‘conversation’ sudah cukup terwakili dengan Twitter dan Facebook. Sesekali saja aku menyalakan YM ketika ada klien di Indonesia yang ingin bicara denganku.

    BB for msg juga kupikir hal yg cukup konyol mengingat batere yang akan menjadi terlalu boros.

    Tapi thanks untuk postingan ini.. aku jadi teringat perilaku ber-msg… aku dulu pernah nyaris 7 taon selalu invisible! :) )

      • Stovila
      • January 10th, 2010 9:53pm

      7 taon… tak pernah kusangka dirimu setua itu. Tapi chatting ditwitter… rasanya aneh. Kurang live gitu hahaha.

  4. aku lumayan suka chatting kalau kebetulan ketemu teman yg enak diajak chatting. tapi aku setuju dg kamu utk yg poin nomor 1. ada temen yg pura2 busy. btw, kalau busy, sepertinya mendingan dia offline sekalian aja. itu menurutku lo… pendapat orang kan beda2

      • Stovila
      • January 11th, 2010 4:08pm

      Gangguin aja terus itu orang yang pura pura busy. Di flood sekalian, buzz tiap 30 detik, biar mangkel terus log-off wakakakaka.

  5. pernah berniat beli BB, tapi sebelumnya nyobain dulu langganan BB on demand di hp biasa.
    ternyata keseringan email masuk itu bikin repot. bikin konsentrasi keganggu.
    bergunanya cuma ketika lagi jauh dari laptop atau ga ada koneksi internet dan butuh ngirim email secepatnya. tapi pake aplikasi Gmail for mobilephone udah lebih dari cukup.

    untuk messenger, justru klo ga pentign2 amat saya malas untuk nyalainnya.
    jadi cuma aktif di jam kerja aja.
    selain itu, nyala cuma ketika ada perlu aja.

      • Stovila
      • January 13th, 2010 4:24am

      Jadi akhirnya gimana? Gak jadi beli BEBE ya? :D — Sudah, mini laptop saja hehe.

  6. wah tulisan yg sangat menarik buat dikomentari,kebetulan saya gak pake bb sampe sekarang,biar gak difitnah kalo sok sibuk jika gak balas,hehe

    lagi juga chat aja saya jarang kok,kalo mau chat jika ada yg perlu2 aja,kalo gak mending dimatiin juga

    buat saya chat itu gunanya memurahkan percakapan (daripada smsan kan mahal) tapi kalo malah jadi ganggu aktivitas mending gak usah dinyalain sma sekali deh.

    toh udah ada FB ,kalo mau bisa tinggalin pesan disana,jadi gak perlu online 24 jam juga sih.

    mending waktunya buat baca atau blogwalking:D

      • Dewa Bantal
      • January 15th, 2010 8:24pm

      Anda sedikit banyak sama seperti aku kalo gitu hehe :)

    • Kimiglet
    • January 14th, 2010 10:46pm

    ohhh ada etikanya ya… wkwkwkwk

    wkwkwkwkw… gw termasuk salah satu orang yg always available… wkwkwkw…
    tentu punya sebab2 sendiri knp gw nyalain terus:
    1. buat chating ama nyokap.. maklum gw ama nyokap beda 12 jam (hampir jetlag)…
    2. sisanya… tiap msg yg masuk “klo gw lg nga nyupir pasti gw liat” tapiiiiiiiiii… belum tentu gw pengen bales… klo nanyanya penting baru gw balas.. klo ngomong nga penting2… contohnya cmn ngeBUZZ atau komentar2 yang tidak membutuhkan jawaban biasanya gw balas tergantung dari situasi dan mood saat itu…
    3. rasanya terlalu sibuQ untuk mindah2 status… hehehe (ini khusus bagi gw doank)
    maklum pagi ngantor, sore kuliah.. malam tidur… bsoknya looping lg… begitu.. weekend pun partime jadi waitress…

    jadi kesimpulanna.. mau dimatiin susah.. mau diidupin jg susah… wkwkwk gmn donk…

      • Dewa Bantal
      • January 15th, 2010 12:04am

      Ya berati kamu kurang lebih banyak itu BB selalu nempel sama kamu ya? Fanatik euy xD — ya paling nggak kalau tidur di set Away deh, beres :D

    • Kimiglet
    • January 15th, 2010 8:17pm

    Dewa Bantal :
    Ya berati kamu kurang lebih banyak itu BB selalu nempel sama kamu ya? Fanatik euy xD — ya paling nggak kalau tidur di set Away deh, beres

    ya harus nempel lah.. kan fungsinya nga cmn chating doank… klo ada kabar kabari dr rumah yang important and urgent… gmn?? hehe mangkana klo penting jgn lewat chat.. tp TLP :D

  1. No trackbacks yet.