Bekerja Di United $tate$

Semalam aku mbantal 6 jam 20 menit.

Satu hal yang tersorot di United States ini adalah sistem gaji berdasarkan jumlah jam kita bekerja per minggunya. Secara normal kita bekerja 8 jam sehari + 30 menit (nggak dibayar) untuk makan siang. Jadi dalam seminggu, kita bekerja 40 jam. Kalau lebih dari 40 jam, dihitung lembur (overtime), dan kita dibayar 1.5 x / jam nya. Yuk kita bicarakan sedikit lebih dalam lagi.

Jadi misal upah kita $10 / jam, kalau kita bekerja 45 jam seminggu, maka kita akan mendapatkan $400 + $75.

Karena sedemikian sistematisnya, ada enak dan gak enaknya.

Enaknya:

  1. Fair. Ga ada yang namanya diperas sampai kering.
  2. Bisa curi curi duit tambahan. Kalau pulang rada ditelat telatin, bisa ngumpulin extra 10-15 menit tiap hari. Dan total hampir 1 jam ($15) extra / minggu; lumayan. :)

Gak Enaknya:

  1. Masuk harus tepat waktu, berhubung harus punch in pakai kartu absen ke komputer.
  2. Telat 1 menit tetap dianggap telat, bisa kena tegur, warning, disiplin, suspen atau dipecat kalau terlalu sering telat walau 1 menit.
  3. Kalau gak masuk / ijin / absen, langsung deh kepotong 8 jam / hari. Kerasa tuh duitnya, mak nyos…

Lain hal nya kalau di Indo dengan sistem Salary (Gaji per bulan). Disini sistem Salary hanya diperuntuk-kan bagi para eksekutif, manager, atau orang orang yang dianggap sudah hidup dengan pekerjaanya. Dan mereka condong diperas, lembur tanpa dibayar, kerja sehari bisa 12-15 jam, dll dsb. Tetapi sebagai konsekuensinya, bayaran mereka pasti lah tinggi :)

Untungnya di United States, sebagai benefit, kita para pekerja mendapat PTO (Paid Time Off). Rata rata kita mendapatkan 12-16 hari untuk tidak masuk kerja tetapi tetap dibayar. Tinggal diatur-atur saja pemakaiannya, asal jangan lupa kalau para perusahaan juga akan tutup dihari-hari besar nasional, seperti hari Kemerdekaan / Independence Day (4th July), Labor Day, Memorial Day, Thanksgiving dan Natal, yang biasanya juga ikut mengkonsumsi jatah PTO kita.

Satu hal lagi yang agak berbeda dengan sistem kerja di Indonesia, yaitu PAJAK.

Di United States, semua orang yang bekerja membayar pajak. Kalau di Indonesia, yang bayar pajak hanyalah mereka yang ber-wiraswasta, atau yang jadi cukong nya suatu perusahaan. Sedangkan sebagai pegawai, biasanya mereka gakcawe cawe.

Kalau dibilang gaji-nya Rp. 2 juta / bulan ya sudah, terima bulet segitu setiap bulan.

Sedangkan di USA, setiap orang yang bekerja pasti dipotong: Federal Tax, Medicare Tax, Social Security Tax,dan Income Tax, yang total bisa sekitar 16 – 25 % dari pendapatan kita per-minggu. Sadis gak?

Sebagai tambahan, hampir disemua kota-kota besar, Asuransi Kendaraan dan Asuransi Kesehatan itu diwajibkan, dan mereka rata rata total bisa sekitar $300 – $400 / bulan.Nyolot gak?

Belum lagi kalau dikota-kota besar, setiap kali beli makanan, baju, elektronik, sampe celana dalam, kita pasti harus membayar Sales Tax juga, sebanyak 8% dari harga barang tersebut. Setan gak?

Pendapatan boleh banyak di USA tapi pengeluaran juga tidak kalah banyak nya, belum harga barang-barang disini sekitar 10x lipat harga barang di Indo. Nilai nominal memang tinggi, tapi the real value nya, cukup lah buat hidup sederhana.

Nah disini bedanya, kalau di Indonesia hidup sederhana itu naik Honda Bebek’ 92, kalau di USA, sederhana itu naik Corolla hahaha. Maklum, hanya harga mobil dan elektronik yang harganya bisa terbilang lebih murah kalau beli di USA :)

Harga 25 kg beras aja $40 :D

Jadi… para teman teman ku. Bekerja di USA bukan berati jaminan kalau kita bakal jadi Konglomerat. Bisa saja kita punya buuuuanyak duit dollar, kalau kita rela hidup miskin disini, tapi apa gunanya kalau mengumpulkan uang tanpa bisa menikmati hidup?

Gunakanlah duitmu dengan bijaksana. Hidup hemat, dan yang paling penting, jangan dipinjemin ke orang lain wahahaha.

Add a Facebook Comment

    • budiman
    • January 4th, 2010 5:39pm

    Sayangnya, klo kerja di perusahaan cina ato jepang, tenaga kita di kuras habis tak tersisa… makanya kerja di perusahaan barat aja… :p

    • budiman
    • January 4th, 2010 5:44pm

    How come that you can count every minute that you sleep???

    • Stovila
    • January 4th, 2010 5:47pm

    @budiman
    Ternyata ngga cuman di Indonesia ya? Pengalaman kerja di Perush Cina / Jepang kah?

    Because I always woke up at the same time every morning, and I remember what time I sleep when I set up the alarm hahaha :D .

    • DV
    • January 4th, 2010 6:37pm

    Penjelasan yang bagus…
    Aku kebetulan termasuk orang yang kerja dengan sistem salary di Australia.

    Semula aku mendambakan kontrak (paid per hour) tapi aku kan sudah merit dan mau punya anak, kupilih kerja kantoran yang alhamdulilah relatif lebih aman dan nyaman meski benar katamu, lembur tak dibayar (tapi ngapain mesti lembur?!??!) :) )

    Enaknya kerja kantoran (full time) kayak aku, telat-telat dikit ngga papa asal bisa senyum dan kasi bukti tentang kerjaan kita ke manajer.

    Soal PTO di Australia juga lumayan.. kita dapet 17% dari jumlah hari off kita. Jadi misal kita off 4 hari ya dapetnya 4 x gaji 4 hari x 17%…

    Setuju pula denganmu, tax memang biangane :)
    Aku pusing kalau pas mau tutup tahun buku soalnya uang pajak yang harus dan sudah dibayarkan itu gila-gilaan! Aku kena 30 persen karena tataran gajiku termasuk dalam gaji yang memang harus dipotong segitu.

    Tapi enaknya, saat tutup tahun buku, kita boleh meng-claim belanja kita terhadap segala sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan (aku kerja di sector komputer jadi beli buku sampe beli peripheralnya nggak keitung pajak)…

    Asuransi juga makan ongkos meski hingga saat ini aku pake asuransi gratis pemerintah untuk kesehatan (medicare).. nanti abis anakku lahir baru rencana ambil third party medical insurance…

    Soal harga barang yang mahal, sepakat juga!
    Kalau boleh menggarisbawahi, yang membedakan US dan OZ dengan Indonesia adalah pola pemberian harga.
    Di sini (dan kuyakin di US) harga mobil bisa nyaris sama dengan harga TV (di sini mobil butut taon 90an dihargai 3000an AUD) sementara harga makanan agak mahal.

    Kesimpulannya? Selagi bisa idup di luar negeri ya jangan balik kecuali liburan!! *ngibrit!*

    • Stovila
    • January 4th, 2010 6:51pm

    @DV
    Huaduh nulis novel don! Wahahaha xD (jadi inget postinganmu tentang berkomen) Ah tapi gak masalah malah seru ya tho?

    Masalah lembur seringkali mandatori sih kalo disini. Kalo sudah dibilang “Mandatori” kamu harus dateng atau bakal kena warning. Kalo optional baru bisa milih. Tapi rata2 orang yang kerja hourly rate, malah mau banget, wong duit nambah banyak xD

    Masalah tax, disini juga ada tax return. Kecuali kalo pendapatan setaon lebih dari $30,000– itu bisa bisa malah NOMBOKin tax …

    Boro boro asuransi medicare gratis dari pemerintah, disini gak ada, kecuali buat mereka yang low income.

    Harga mobil ya? Disini Honda Civic / Accord / Corolla tahun 95-2000 bisa dapet lah dibawah USD $500 – $1500, sedangkan kalau di Indo bisa sampe US$10,000 ? Hahaha.

    Kayaknya memang begitu keluar Asia, sudah beda dunia aja hahaha. Tapi pendapatanmu sampe dipotong 30%… kakaka, I can predict how much you got monthly…. asu kau. xD

    • DV
    • January 4th, 2010 7:31pm

    Hahahaha…..
    next month kalo kerjaan yang baru kepegang, tax gw bakalan 48%! :)

    Tax return di sini untuk gaji berapapun bisa asal membeli sesuatu untuk keperluan investasi (termasuk rumah pun!)

    Wah US brarti kalah sejahtera dong karena ngga dicover kesehatannya?
    Di sini aku ke dokter cuma bayar 18% :) Ntar kalau aku dah ikut private insurance dokter bisa gratis dan malah dapet fasilitas free untuk fisio, massage, kacamata..dll :) )

    jadi, kapan kamu pindah ostrali? :)

    • Stovila
    • January 4th, 2010 7:40pm

    @DV
    Huhuhu, jadi pengen pindah ostrali… memang sih disini asuransi jadi kendala. Entah Obama mau gimana nanti, apakah diberi kemudahan.

    Ada orang British disini ditempat kerja yang menggerutu tentang asuransi kesehatan. Soalnya di Eropa juga dijamin pemerintah. “And they call America is a freeland? Bullsh*t” xD

    Kapan ya? Masih belom tau huhuhu.

  1. huahhh.. ngebaca postingan mu ini, dan juga komen2 dari DV dan kamu ini.. jadi pengen… :D
    kapan ya aku bisa nyusul kalian??? huhuhu

      • Stovila
      • January 5th, 2010 4:25pm

      Lho nyusul saja, kapan saja kamu mau, hahaha. Bikin ngiler ya angka angka nya? Yang di Indo ngiler standard kehidupan, yang di luar negeri, ngiler makanan-nya, wakakaka.

  2. klo gitu beliin deh Corolla taun 2000. trus kirimin kesini yaaa… :p

      • Stovila
      • January 6th, 2010 7:37am

      Paketin mobil ke Indonesia? Ongkos kirimnya $10,000 sendiri kali, wahahaha. Plus pajak.

  3. berarti pada intinya relatif sama ya.. saya membayangkan hidup di Indonesia tetapi gajinya seperti di Amerika sono, hehe..

    btw, saya suka kalimat terakhir..

      • Stovila
      • January 8th, 2010 11:05am

      Iya, itu mutlak. Kalau memungkinkan, menabunglah selama bekerja diluar negeri, dan bila saatnya sudah tiba, pulang dan buat buka usaha sendiri di Indonesia ^^; kecuali bisa pulang pergi itu lain cerita.

  1. January 15th, 2010