Archive for ‘ April, 2010

Kedua Bukanlah Tak Sebaik Pertama

Untuk Yusnan,

Dari kecil kita sudah selalu diajarkan untuk menjadi nomer satu. Terutama buat keluarga-keluarga yang mami-papinya orang bergengsi dan terpandang, anak-anak jadi korban deh.

Karena anak adalah buah keluarga” begitu katanya.

Semangat ’45 itu terus berkobar sampai akhirnya padam ketika sadar kalau tidak semua anak dilahirkan jenius. Memang ada juga yang memang bawaan otaknya encer, dan tekun belajar hingga bisa jadi juara 1 terus sepanjang karir pendidikannya, tapi ada juga yang tetap stuck di nomer 2, 3, 4 dan seterusnya.

Read more

Anime Boston 2010

Ini adalah festival Anime yang diadakan di Boston sekali untuk setiap tahun. Lumayan besar, pengunjung secara total bisa berkisar antara 10 – 15 ribu manusia :)

Read more

BG#1 Donny Verdian, Si Jahanam Saleh.

Aku memutuskan untuk bikin satu kategori baru, yaitu Blog Guest. Disini sih ceritanya akan berisi pandangan dan review pribadiku kepada para blogger maupun blog itu sendiri yang memikat hatiku (cieh) dan tentu saja aku ingin berbagi dengan kamu-kamu yang lebih peduli akan sebuah konten daripada sekedar traffic :)

Kenapa tidak? Sharing is Caring, dan aku bukan orang pelit yang takut atau merasa rugi untuk mempromosikan orang lain :D

Tamu pertama disini, yah, tak ragu akan kusebut:

Nama: Donny Verdian, aka Donny Gudeg.
URL: http://www.donnyverdian.net

Read more

Ketulusan Tanpa Batas?… Ah Gombal :D

Akhir pekan yang akhirnya diguyur hujan lagi… Semalam mbantal 4 jam 45 menit.

Biasanya percakapan ini nongolnya di pemakaman atau rumah sakit. Pasti ada deh pihak yang mendatangi keluarga yang ditinggalkan, berkata:

Kalau ada yang bisa aku bantu… apapun… jangan sungkan, bilang aja ya. Aku pasti bantu.

Sebuah tawaran yang berperan sebagai pengganti uang (mungkin orangnya pelit) atau perwujudan rasa prihatin dan berkabung.

Read more

Alkisah Bantal Dan Kecoak

Semalam aku mbantal 10 jam 15 menit.

Entah mulai kapan aku menjadi musuh abadi kecoak.

Aku juga nggak ingat kapan terakhir kali aku membunuh kecoak; dan dengan penuh rasa terima kasih kepada sang pencipta, aku juga nggak ingat kapan terakhir kali aku bertemu dengan kecoak.

Kecoak, satu-satunya binatang yang paling aku takuti. Perasaan takut yang berbeda kalau dibandingkan takut kepada ular, kalajengking, singa, atau babi hutan dan berbagai macam hewan berbahaya lainnya.

Memang, perasaan takutku kepada kecoak ini semata-mata hanya karena jijik, tetapi entah kenapa bisa terlalu berlebihan.

Read more