Archive for ‘ March, 2010

Makan Aja Nih Sandal Jepit!

Semalam aku mbantal 6 jam 35 menit.

Eh Ta, lu mo pesen apa?” tanya salah seorang temanku.

Pertanyaan yang paling sering kudengar ketika rombongan kami berteduh di sebuah restoran dari hujan lapar.

Terserah, apa aja” jawabku singkat, “beneran, apa aja jadi…” tambahku.

Kecuali menu-nya mengharuskan kita pesan sendiri-sendiri, aku biasanya asal ikut makan aja, apapun yang disuguhkan di atas meja. Selain nomaden, aku ternyata adalah seorang Omnivora sejati :) — (asal jangan suruh aku makan bantal).

Read more

Wajah Indonesiaku Yang Sesungguhnya

NOTE: Postingan kali ini adalah lanjutan dari postingan sebelumnya, dan sangaaaat panjang (1200 kata). Yang gak berminat membaca, jangan memaksakan diri daripada terkena serangan kantuk dan ninggalin komen aneh-aneh.

Tumbuh di Jepara, lalu mulai beranjak ke Kudus, Semarang, Yogyakarta, Jakarta, Surabaya lalu terbang ke USA.

Banyak temanku yang memanggilku Nomaden, soalnya nggak pernah menetap disuatu tempat lebih dari 2 tahun di satu tempat. Meski masih di dalam kota yang sama sekalipun, tempat tinggalku selalu berpindah. Ada yang merasa kasihan, tetapi gak jarang ada yang iri dan mengangggapku keren *cling* —

Read more

Sebuah Potret Dengan Bule Di Borobudur

Semalam aku mbantal 9 jam 15 menit.

Kembali ke 9 tahun yang silam ketika aku masih norak-noraknya di Yogyakarta. Tempat kost-ku bermarkas di belakang hotel Madukoro, sejalan dengan MSD dan UII.

Begitulah, aku berbaur dengan para lelaki hidung belang (wakakaka) yang berdatangan dari berbagai pulau di Indonesia, dengan mayoritas sebagai pelajar hukum.

Read more

Smartphones, Bantal dan Aku

Semalam aku mbantal 4 jam 40 menit.

Cuaca di luar hari ini luar biasa indah dan sempurna. 64 Fahrenheit atau 18 Celsius, cerah mentari, dan tidak lembab. It just so perfect!

***Sekian laporan cuaca.

Sekarang, mari bercerita sedikit.

Tidak peduli seberapa kerasnya aku mencoba untuk meneguhkan diriku untuk membeli sebuah SmartPhone, akhirnya selalu kandas dengan alasan klasik satu-satunya selama ini… “Gak butuh!

Aku tahu banyaaaak orang yang memuja Smartphone, karena memiliki hampir segalanya meliputi gps, denger musik, browsing, chatting, motret, email dan lain-lain; Tetapi entah kenapa aku nggak suka yang demikian… Aku lebih suka yang terfokus.

Read more

Anak ABG Dengan Teknologinya

Semalam aku mbantal 4 jam 10 menit.

Anak-anak jaman sekarang, ilmu survival nya bisa dibilang semakin melemah. Mulai dari yang klasik misalnya ilmu tawar-menawar di Pasar Ikan, memasak makanan pake kayu bakar, bikin api pake batu, berantem dengan preman, dan membangun jaringan sosial di dunia nyata dengan tetangga dan warga setempat (bukan pake Facebook).

Read more