Archive for ‘ January, 2010

Derita Seorang Fotografer

Semalam aku mbantal 5 jam 45 menit.

Aku yang baru saja kembali berusaha menyulut semangat fotografi didalam jiwa ku yang sudah redup ini, bukan hal yang mudah. Selain harus membiasakan diri lagi untuk melatih insting dan antusiasme, banyak hal yang dirasakan sebagai penderitaan seorang fotografer baik amatir maupun kawakan.

Read more

Etika Menggunakan Online Messenger

Semalam aku mbantal 9 jam 15 menit.

Hari ini banyak sekali anak anak muda, sampai beberapa orang tua yang terkena demam BB. BlackBerry, salah satu smartphone yang bisa disebut rival berat iPhone, sudah beredar secara umum dan menjadi BOOM di Indonesia. Ngga tau kenapa baru diakhir tengah tahun lalu, padahal di USA ada banyak sekali BB gratisan disertai kontrak semenjak dekade lalu.

Tetapi bisa dimengerti kenapa hanya baru baru ini BB bisa berjaya di Indonesia.
Satu hal: koneksi Internet yang tidak terbatas dengan biaya yang sangat terjangkau*.
* your rate may vary

Read more

Budaya “Kerokan”

Aku barusan sedang berjalan-jalan ke blog orang-orang tak dikenal, dan membaca post dari photolog nya Winarto, yang membahas tentang Kerokan.

Kerokan: kata kerja: proses pengerusakan permukaan kulit dengan minyak urut + uang logam, di-ikuti dengan pemecahan serat serat darah merah, menimbulkan efek samping perih perih dan semriwing, yang konon, katanya bisa menarik angin yang mendekam didalam tubuh kita dan meningkatkan kesehatan (Stovila Dictionary).

Ya, aku bukan penggemar kerokan bukan karena takut perihnya, tapi karena aku selalu tertawa terbahak bahak kalau sedang dikerok, sampe keluar air mata disertai mules. Maklum, punggung isinya tulang semua, hahaha.

Jadi ingat, dulu di United States ada kasus seorang Ibu Indonesia yang habis ngerok-in anak-nya yang masih SD, cewek, dan akhirnya dilaporin sama guru-nya ke Polisi dengan tuduhan Child Abuse. Sempat ditahan, sampai akhirnya utusan dari Dubes Indonesia dikirim untuk menjelaskan kalau itu salah satu cara pengobatan tradisional di negara kita.

Ah, budaya yang menyenangkan :D

Sketsa Sebuah Bantal

Hari ini aku debut pakai sepatu baru ditempat kerja :)

Aku tiba tiba ingat mitos waktu aku masih kecil, yang mengatakan: kalau kamu tidur dengan posisi terbalik ditempat tidur, kepala ditempat kaki, dan kaki ditempat bantal… akan menjadikan dirimu bodoh.

Hebat ya mitos mitos yang kita dengar waktu kecil. Sampe gede sekarang, pasti masih ingat, dan seringkali ada sedikit perasaan enggan buat melanggarnya, walau otak ini tahu kalau hal itu cuman omong kosong belaka :D

Selamat datang di Sketsa sebuah Bantal. Kategori ini (Sketsa) akan aku isi dengan celetukan singkat-singkat saja. Yah, bisa dibilang extended version from Twitter, yang pasti lebih dari 140 karakter, tapi kurang dari 1000 deh (diusahakan) :D

Bekerja Di United $tate$

Semalam aku mbantal 6 jam 20 menit.

Satu hal yang tersorot di United States ini adalah sistem gaji berdasarkan jumlah jam kita bekerja per minggunya. Secara normal kita bekerja 8 jam sehari + 30 menit (nggak dibayar) untuk makan siang. Jadi dalam seminggu, kita bekerja 40 jam. Kalau lebih dari 40 jam, dihitung lembur (overtime), dan kita dibayar 1.5 x / jam nya. Yuk kita bicarakan sedikit lebih dalam lagi.

Read more