Natal Bukan Hanya Di 25 Desember
- December 21st, 2009 | 135 views
- Posted in Coretan
- Write comment
Semalam aku mbantal 4 jam.
Oh ini bukan postingan rohani atau berbau agama. Aku cuma pengen membicarakan tentang suasana Natal disini. Sudah lama sih hal ini selalu ada dibenak ku tapi sepertinya baru sekarang kesampaian untuk menulisnya.
Kalau di Indonesia, kita baru bisa mulai mendengarkan lagu lagu Natal di radio itu biasanya sekitar seminggu sebelum tanggal 25 Desember; atau mungkin malah diminggu yang sama dengan hari H nya. Boro boro masang lampu kelap kelip dan menegak-kan pohon natalnya yang biasanya malah lebih mepet lagi
– yaa, mungkin ada beberapa yang sudah siap 2 minggu sebelumnya, mohon maaf kalo saya sekedar menggeneralisasikan saja. Di mall-mall juga, biasanya diskon baru mulai bermunculan ditanggal 24-nya.
Agak sedikit berbeda kalau di negara yang sekarang aku tinggali ini. Sehari setelah Thanksgiving Day usai, mereka langsung menyambut natal. Bahkan sebelum memasuki bulan Desember, kadang aku sudah melihat rumah-rumah yang memasang lampu kelip-kelip dipintu dan jendela, atau didepan pintu, mereka sudah menggantungkan sebuah hiasan natal yang bundar, hijau, dengan loncengnya.
Aku ingat waktu pertama kali memasuki bulan Desember disini; — aku bertanya kepada Mamah-ku “Lho.. sekarang tanggal berapa ya?” Soalnya saat itu masih tanggal muda kok jalanan kota sudah berkelip kelip dengan genitnya.
Bukan cuman lampu, dekorasi dan pohon natal. Di beberapa keluarga, mereka para orang tua terkadang sudah bagi bagi kado Natal buat anak-anaknya di awal-awal bulan. Santa clause sudah tidak bisa diandalkan lagi sepertinya
Entah ada alasan, atau kejadian apa dibalik ketidak sabaran para citizen USA untuk sesegera mungkin menyulut semangat Natal dihati mereka. Bukan hal yang jelek kok.
Untuk beberapa orang mungkin ini malah dirasakan annoying – tapi di lain pihak, terutama umat Kristen, ada yang merasa hangat, ada yang merasa romantis (yang lagi jatuh cinta euy), ada yang merasa romantis lagi (yang single single kesepian euy), ada yang merasa romantis lagi (yang ulang tahun perkawinan nya di bulan Desember euy), ada yang merasa roma.. khusyuk bagi yang spiritual nya cukup tinggi, ada yang merasa excited (bahasa indo nya apa ya… excited) karena bakal ada shopping plan gila-gila an, dan lain lain.
Bahkan ada banyak para pemeluk agama lain yang merasakan Spirit Natal bersama sama dengan umat Kristen. Walau mereka tidak merayakannya, tapi mereka bisa merasakan kehangatan Natal itu sendiri.
Jangan ditanya apa yang ada di Radio… begitu memasuki bulan Desember, hampir seluruh radio isinya lagu lagu Natal klasik (yang jaman jaman jebot dulu). Apalagi radio di kota kota kecil seperti tempat tinggal ku, Hampton. Jangan harap keluar lagunya Lady Gaga dibulan Desember. Kalau di Boston sih mungkin masih sering diputer.
Setelah aku pikir baik baik, sepertinya jarang sekali seorang Artist me-release album atau single baru mereka di bulan Desember, soalnya akan susah terjual, berhubung di Radio dan Televisi yang diputar lagu Natal semua
So, buat semua umat Kristen yang tinggal di USA ataupun di Indonesia tercinta, terima kasih sudah berkunjung ke blog saya, dan selamat merayakan hari Natal, serta MILIKILAH LIBURAN YANG BAIK (Ini lho susahnya menerjemahkan perkataan inggris “Have a good holiday“).
Cheers.

Heheheheheh! Nice posting, Ale!
O well, di Australia juga kupikir sama dengan di US, kami mulai menghias rumah dengan perhiasan Natal very early, even from October!!!!
Kupikir Natal memang harus dibedah batas-batasnya, tak lagi hanya milik kristiani tapi milik smua orang seperti halnya kasih itu untuk sesama (semua – sama)…
Enjoy your Christmas break, Ale!
)
Remember, drinking kills driving skills
Merry xmas le…
@DV
Wah ternyata di Ausie lebih gak sabar lagi ya hueheh. Mungkin karena ga ada Thanksgiving di Novembernya, jadinya ga ada yang menghalangi antusiasme nya
Dan oh, tenang saja, saya bukan pemabuk seperti anda wkwkwk… kapan jal terakhir minum?
@mooiblauw
Merry xmas juga lip. Angpao ne?
oh yeah? kalo di manado, dari pertengahan oktober/ awal november udah pada pasang pohon natal di rumah masing2. terus pohonnya baru dicabut sekitar bulan maret. apa mungkin beda di daerah tertentu kali yah. ato mungkin cuma kebiasaan keluargaku
berkunjung,,hehe
do as infinity,,hehe
Met hari natal, kalo liburnya juga lebih panjang boleh juga….
@pamaya
Oh… ya mungkin karena aku kurang cukup berpetualangan diseluruh daerah Indonesia ya, haha. Ya tapi rata2 sih ditempat umum sih sukanya mepet2 ya.
@Irawan
Cukup panjang liburan yang kuterima disini, 11 hari, lumayan lah
Merry X’mast le hehe maap ta telat
Gpp kok, selamat natal juga disitu hehehe.
selamat natal ya. walaupun sudah terlambat sangat, tp semoga semangat natalnya masih terasa sampai sekarang
Iya, tetap semangat sampai tahun depan! hehehe.