BlackFriday (Bukan) Hari Yang Menyeramkan

Semalam aku mbantal 8 jam 20 menit.

Sehari setelah Thanksgiving Day, yang selalu jatuh pada hari Kamis setiap tahun-nya, kita mengalami Black Friday. Hari Jumat Hitam? Haha. Entah kenapa dengan nama tersebut, yang banyak bikin temen-temenku yang di Indo berkoceh “Black Friday? Kok medeni?

Mungkin mereka menganggapnya sama dengan Friday the 13th or something. Black Friday itu hari dimana sehari sesudah perayaan Thanksgiving, toko-toko retailer besar semacam Best Buy, Sears, Walmart, yang kalau di Indonesia itu seperti Matahari, Citra-land, Sri Ratu, Johar, Pangkuwon, Taman Anggrek, Senayan, Tunjungan Plaza… dan banyak lagi — mengeluarkan diskon gila gilaan.

Karena itulah, banyak orang yang mengantri didepan toko, seperti kalau kita ngantri tiket nonton filem 2012 dan New Moon waktu premiere. Lalu lintas menjadi padat, orang-orang berdesak desakan, kadang tak ketinggalan pula yang masuk rumah sakit, bahkan tewas terinjak-injak pembeli-pembeli yang tidak tahu aturan (beneran lho..) — Karena itulah istilah Black Friday keluar. Dari segi marketing, mereka menyebutnya Black Friday karena itu adalah hari dimana mereka bisa memperoleh keuntungan / profit paling besar sebelum menutup tahun.

Di akunting, kalau angka merah kan difisit, dan angka hitam adalah profit :)

Tapi sayangnya tidak semua barang di beri diskon gila-gilaan. Biasanya cuman 10% dari stock toko mereka, yang… kurang laku. Yang barang-barang masih hangat, biasanya harganya gak ditoel-toel. Memang kurang ajar… Banyak kok yang kecewa, contohnya saya. Menunggu berbulan bulan, karena pengen beli kamera tertentu, laptop, atau computer hardware tertentu, berharap dapet  diskon di Black Friday, taunya nggak nongol diselebaran.

Dan karena kecewa yang ditunggu gak keluar, akhirnya… ya sudah lah. Beli… sekalian belanja yang lainya. Kadang mereka jadi gatel juga kalau gak beli apa apa, yang terus kemudian ikut-ikutan beli something karena atmosphere disekitarnya begitu overwhelming. Makanya, mereka menyebutnya sebagai hari hitam diatas tadi :) — profit dan profit.

Yang pasti, jangan belanja karena spontanitas. Rencanain dulu mau beli apa, dan silahkan ngantri kalau sudah siap perang.

Aku? Beli apa? Aku rencana sih nyari GPS murah, SSD, Monitor 22″ dan Canon Digicam. Tapi sepertinya yang nongol di mall cuman GPS murah… Tapi ngga gitu masalah deh, online shopping always have a better deal :)

Buat temen-temen Indo yang di US yang siap berperang diarena Mall, semoga diri kalian kembali dengan selamat.

Add a Facebook Comment

  1. No comments yet.

  1. No trackbacks yet.